18
Nov
09

Drama Tragis Keluarga Syuhada

Tiga jasad berlumur darah.

Para sahabat meneteskan air mata.

Sang Rasul pun hanya mamapu memandang iba.

Rasa haru membubung didada, kepala tertunduk menekur dosa.

Semoga diberi keteguhan jiwa, semoga diberikan keringanan siksa.

Sang Rasul berucap, “Tahanlah.. Allah telah janjikah surga.”

Ucapan sang kekasih bagai tetesan lembut, basahi tandusnya surge.

Gelap dunia bagi Sumayyah.

Yang terlihat hanyalah kenikmatan surge.

Rindu tak terbendung, hilang lenyap luka raga dan perih jiwa.

Geram tak tertahan, Abu Jahal pun menerima ludahnya.

Saat memintanya menghujat Allah dan Rasul-Nya.

Saat memintanya mengkhianati suami dan anak tercinta.

Abu Jahal hilang kesabaran, ujung tombak menghujam tubuhnya.

Jiwa suci Sumayyah melayang ke surga.

Takbir menggema di semesta.

Yasir suami tercinta, menyusul ke surge para syuhada.

‘Ammar si anak berbakti, menyambut lecutan cambuk.

Senyum kemenangan berurai air mata bahagia.

Sang kekasih mengusap air mata ‘Ammar dengan janji Allah.

Sang kekasih mendamaikan hatinya dengan surg yang indah.


0 Responses to “Drama Tragis Keluarga Syuhada”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: