31
Des
09

Modal Nekad..

Sabtu, 19 desember 2009 jam 11 malam

Berawal dari ucapan saja, sebenernya udah di niatin dari taun kemaren pengen pergi mengunjungi kota Jogja (terakhir ke Jogja kapan ya??? Lupaaa..). Kota kedua setelah Bandung yang menjadi pilihan tempat  untuk menggapai impian, menatap masa depan, menjalani roda kehidupan, jaraknya pun ga jauh ga deket.. (heee..berlebihan?? biasa aja..)

Tapi tetep Bandung menjadi pilihan utama, walaupun tidak menutup kemungkinan jika Allah berkehendak aku untuk menetap disana, di kota Jogja.. (Menetap???!!!!…) 🙂

Dengan berpikir banyak hal, untung ruginya.. ya sudahlah akhirnya berangkatlah menuju kota Jogja pada hari senin 21 desember 2009 jam 8 malam, dengan melobi mas gagan untuk izin kerja 1 minggu, Alhamdulillah izin keluar juga heee…

Bis pun meluncur menuju kota gudeg itu.

Perjalanan yang sangat melelahkan, dan cuacanya kota Jogja yang panas pun sudah terasa..

Selasa, 22 desember 2009 jam 3 pagi nyampe juga di Jogja, istirahat sejenak menunggu matahari keluar dengan cuacanya yang panas, beda pisan sama Bandung pagi-pagi masih dingin, tapi Jogja luar biasa, panas.

Pagi itu jalan-jalan sejenak, keliling, dan bersapa dengan para penduduk dengan logat jawanya yang membuat aku diam dan hanya bisa menganggukkan kepala dan senyum (roaming…belum ngerti bahasa mereka!!). 🙂

Menjelang siang.

Kunjungan pertama, ke Candi Borobudur, tujuan utama para wisatawan lokal dan mancanegara. Beli tiket, jalan, lalu perlahan naik ke atas puncak candi.. hmmm.. ternyata Candinya ada sebagian yang sudah berubah, bahkan batu-batunya ada yang sudah tidak asli lagi, banyak lubang renovasi di sana sini.. hmmm.. pantes aja Candi Borobudur ini akan di geser dari salah satu 7 keajaiban dunia.

Kunjungan kedua, Musium Dirgantara, mengenal perangkat-perangkat perang para TNI AU, banyak sekali jenis pesawat yang digunakan perang jaman dahulu kala, keren sekali…

Menjelang sore.

Kunjungan ketiga, Taman Pintar, taman edukasi, luar biasa.. like this.. 🙂

Kunjungan keempat, Pantai Parangtritis, (terakhir ke pantai kapan yaa???) keliling pantai naik delman dipinggir deburan ombak, tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk suara sepatu kuda tidak terdengar karena berlari di atas pasir pantai. Teriak melawan suara deburan ombak yang sangat keras, melepas semua yang mengganjal di hati, sejenak terasa lega. Alhamdulillah..

Kunjungan terakhir, Malioboro, tempat berkumpulnya semua aneka rupa-rupa barang untuk oleh-oleh mulai dari pakaian sampai makanan.

Di Malioboro akhirnya aku di jemput sama ‘wa’ dan ‘adik’, keliling malioboro sampai nyari yang namanya ‘coklat monggo’ sampai jam 9 malam. Setelah itu pulang, mampir sejenak ke Condong Catur terus menuju Kalasan, dan istirahat.. capeeeee kaliii…

Rabu, 23 desember 2009, hari kedua di Jogja. Jam 9 pagi di jemput si ‘adik’ menuju kampus ‘UNGU-PUTIH’. Karena dari awal semenjak berangkat sudah niat ingin lihat itu kampus. Lucu, kenapa?? Warna kampusnya dominan ungu putih. Karena si ‘adik’ ada kuliah, akhirnya aku nunggu di masjidnya di lantai 4, sebelumnya aku nanya sama si ‘adik’ : “masjidnya di mana dek??” “di lantai 4 teh, tenang kita pake lift ko!” jawab si ‘adik’ “hoo..alhamdulillah atuh pake lift, cape teteh, mana panas lagi” jawabku. Dan ternyata, kami ke lantai 4 beneran naik tangga, mana lift??? Kagak ada tetehh… hhhh…. Nafaspun terengah-engah sampai di selasar tempat solat akhwat.

Mulai dari parkiran sampai masjidnya dilantai 4, jarang sekali menemukan akhwat, dan baru nyadar ternyata aku memasuki zona ikhwan.. hooo… ternyata ini tho kampusnya ‘orang berdasi’ itu..

Lama, duduk, tengok kanan kiri tak ada akhwat satupun di sana, pikirku “ya namanya juga kampus dominan ikhwan”, menjelang solat dzuhur, akhirnya satu persatu akhwat pun berdatangan. Ba’da solat pun akhirnya aku dan akhwat-akhwat LDK JUSTIS kenalan… heee.. kontras sekali bahasa yang kami gunakan dan kami makan di kantin kampusnya.

Sore hari si ‘adik’ ngajak ke ‘soping’ (bener ga nulisnya?) tempat jualan buku-buku, tempat yang dinanti-nanti, dalam perjalanan hp berbunyi tit tit..tit tit.. dapat satu surat, pas di buka ternyata surat dari  ‘pak-calon-dosen kampus ungu-putih’ isinya :

“piye teh?? Apa yang harus di benarkan tentang ‘adik’ jenengan??”

ke ‘soping’ di cancel..hmm.. akhirnya kami pun bertemu di masjid Quwwatul Islam (kalo ga salah, afwan yaa), akhirnya ngobrol panjang lebar, Alhamdulillah menemukan sedikit jalan keluar, namanya juga ikhtiar, semoga ALLAH mudahkan..

“piye pak, tes dosennya??? Semoga ALLAH memudahkan dan melancarkan tesnya, untuk da’wah permanen kampus ungu-putih. Segera gapai obsesimu untuk si ungu-putih. Amin.

Menjelang malam, hp berbunyi lagi tit tit..tit tit.. dapat surat lagi dari ‘pak-calon-dosen kampus ungu-putih’ isinya :

“selamat datang di kota Jogja, kota Pelajar Pusat Peradaban dan ide-ide briliand”.

Subhanallah..

Kamis, 24 Desember 2009 jam 10 pagi, kembali berkeliling Jogja, agendanya kali ini silaturrahim. tapi dianter sama si ‘wa’. Kunjungan pertama ke rumahnya ‘Obi’, lucu sekali kamu nak.. menjelang sore berkunjung ke rumahnya ‘Nida dan Azka’.. ba’da magrib pulang dehh..

Berkeliling sudah di kota Jogja, tapi ge nemuin yang namanya angkot, adanya juga trans jogja, beda sekali sama Bandung, angkot dimana-mana dan lebih hebatnya lagi di Bandung bisa milih angkot sesuai dengan warna pakaian yang di pake pada hari itu.. heee….hidup Banduuuuunngggg…

Jum’at, 25 Desember 2009 jam 9.30 pagi, hari terakhir di Jogja, siap packing semua peralatan dan meluncur ke tempat jualan bahan kain batik di anter si ‘wa’ dan mampir solat jum’at di masjid JS UGM.

Jam 15.30 bis pun meluncur meninggalkan kota Jogja lewat jalur utara menuju Majalengka, transit sebelum ke Bandung…

Luar biasa..

Sungguh perjalanan yang menyenangkan.

Akhirnya pergi jugaaaaaaaaaaaaaaa…..

Jazakallah ahsan jaza kepada para ojek-ojek ku di Jogja sudah keliling ke sana sini.

Semoga Allah membalasnya dengan yang lebih baik dan berkah bagi semuanya.

‘adik ‘ : “Allah akan merubah suatu kaum bila dari kaumnya itu sendiri mau berubah”, teteh yakin kamu bisa melewati semua ini. Insyaallah.

‘wa’ : “Ujian adalah salah satu cara bagaimana Allah meningkatkan derajat hambanya”, Allah akan melihat ikhtiar kita, Allah akan memberikan pada waktu yang tepat, keadaan terbaik dan semuanya akan indah pada waktunya. Insyaallah.

Jogjaaaaaaaaaaa…

Aku akan mengunjungimu kembali suatu saat nanti.. insyaallah..


2 Responses to “Modal Nekad..”


    • Januari 13, 2010 pukul 8:47 am

      hu uh..
      aku kena si komo dimana-mana..
      itu teh pake jalur utara..
      lewt pasar durian..
      🙂 🙂 🙂
      seuuuuungiiiiiiiitttttttttttttt…. kali..
      sampe wanginya masuk ke bis..
      kenyang we nyiumnya juga..
      insyaallah nanti ke sana lagi da..
      mau ikut???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: