17
Mar
10

Idealnya Seorang Pemuda

Ia pribadi yang muslim

Berhati emas berpotensi prima

Yang di kala damai anggun

Petaka kijang dari padang perburuan

Yang di kala perang

Perkasa bak harimau kumbang

Ia perpaduan manisnya madu, pahitnya empedu

Satu kali dengan kawan, lain kali dengan lawan

Yang lembut dalam berbahasa

Yang teguh membawa suluh

Angannya sederhana, citanya mulia

Tinggi vitalitas dalam was-was

Tinggi budi, rendah hati

Ia lah sutera halus ditengah sahabat tulus

Ia lah baja, ditentangnya musuh durhaka

Ia ibarat gerimis atau embun tiris

Yang memekarkan bunga-bunga

Yang melambaikan tangkai-tangkai

Ia juga topan beliung

Yang melemparkan ombak menggunung

Yang menggoncangkan laut ke relung-relung

Ia lah gemericik air di taman sari, asri

Ia juga penumpang segala belantara, segala sahara

Ia lah pertautan agung

Iman Abu Bakar, perkasa Ali

Papa Abu Dzar, teguhnya Salman

Mandirinya ditengah massa yang bergoyang

Ibarat lentera ulama ditengah gulita sahara

Ia pilih syahid fii sabilillah

Atas segala kursi dan upeti

Ia menuju bintang, menggapai malaikat

Ia tentang tidak kufur, pola aniaya, dimana saja

Maka nilainya pun membumbung tinggi

Harganya semakin tak bertepi

Maka siapakah yang akan sanggup membelinya

Kecuali RABB-nya???

(Al-intima’-Spirit Kebangkitan Dakwah Edisi No. 002)


2 Responses to “Idealnya Seorang Pemuda”


  1. Maret 29, 2010 pukul 8:15 am

    Kami hanya ikhwan biasa….
    Kami tak seperti Ust Mutamimmul Ula, tak seteguh Hasan al Banna, jg tak setulus Buya Hamka. Kami jg tak setampan Mush’ab bin Umair, tak seromantis Handzalah, tak seperkasa Umar bin Khattab, dan tak sesuci Yusuf as.

    Kami tau kalian mndambakan Imam yg seperti Mrk. Kami ikhwan biasa sangat ja…uh bahkan teramat jauh dr mrk sma.

    Yg kami punya hanya obsesi tuk jadi spt Mrk.

  2. Maret 30, 2010 pukul 3:56 am

    kami, hanya akhwat biasa.
    yang berangan ingin mendapatkan yang seperti antum sebutkan tadi.
    tapi Allah telah memberikan keluar biasaan yang terdapat pada setiap makhluknya.
    di saat mereka ingin memperbaiki diri lebih baik, memberikan yang terbaik untuk yang terbaik itu.
    dan di sanalah keunggulan setiap pemuda pun terlihat.
    jadilah diri sendiri yang bisa memberikan kebahagiaan bagi orang yang ada di dekatnya.
    di sana akan terlihat kalau kau berbeda dengan yang lain.
    berikan yang terbaik.
    mudahkan urusannya.
    insyaAllah, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik lagi.
    Yakin akan janji-Nya.
    mastatho’tum.

    **mulai deh, melankolisnya keluar😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: