09
Mei
10

Walau panas di tapak

Berat dipundak

Perih dipandang, teruslah berjuang

Walau terasing menjadi generasi ghuroba

Karena tidak semua orang mengetahui hakekat indahnya dakwah ini.

BERSABARLAH..

Kita tetap bermujahadah dengan amal-amal terbaik

Karena kita ingin mengobati kecemasan Rasulullah yang merintihkan kita saat detik-detik hayatnya

Hingga kelak terjawab, mengapa perjuangan ini PAHIT??

Karena syurga Nya begitu MANIS saudaraku..

Tetaplah bertahan dan bersiap siagalah

(Surat dari seorang kawan, Kamis, 6 Mei 2010 @ 7:33 am)


0 Responses to “”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: