23
Jul
10

dua mata, dua tangan

ada kalanya kita seperti dua mata

tak pernah berjumpa

tapi selalu sejiwa

kita menatap ke arah yang sama

walau tak berjumpa

mengagumi pemandangan indah

dan berucap subhanallah

kita bergerak bersama

walau tak berjumpa

mencari pandangan yang dihalalkan

menghindar dari yang diharamkan

dan berucap astaghfirullah

kita menangis bersama

walau tak berjumpa

dalam kecewa, sedih, ataupun gembira

duka dan bahagia

dan tetap berucap alhamdulillah

kita terpejam bersama

walau tak berjumpa

memberi damai dan rehat

sambil berucap laa haula wa laa quwwata illa billaah..

tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan

berjumpa dalam sedekap shalat

berjama’ah menghadap Allah

tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan

berjumpa dalam membersihkan

segala kotor dan noda dari badan..

(Salim A. Fillah)

Iklan

0 Responses to “dua mata, dua tangan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: