15
Okt
10

Kerasnya hati

Karena hati kita nyaris keras membatu! Sehingga peringatan, nasihta, dan teguran apapun yang menggedor jiwa, belum dapat di pedulikan.

 

Penyebabnya, check it out :

Pertama, berlalunya masa panjang dimana hati tidak khusyuk mengingat Allah dan tidak tunduk pada kebenaran yang diturunkan dari-Nya.

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan jangnlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya diturunkan Al Kitab kepadanya, Kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras dan kebanyakan diantara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hadid : 16)

Kedua, lengahnya hati dari teguran Allah.

Sesungguhnya kami telah menguts (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika dating siksaan kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am : 42-43)

Ketiga, dibiarkannya hati terkotori noda dan dosa.

Jika seorang mu’min melakukan dosa, akan muncul dalam hatinya satu noda hitam. Akan tetapi jika ia segera bertaubat, meninggalkan perbuatan dosa, dan beristigfhar, bersihlah kembali hatinya. Sedangkan jika ia menambah perbuatan dosa (tidak bertaubat dan beristigfhar), akan bertambah noda hitam itu sampai menutupi hatinya..

 

Beramal dan bermujahadah dengan sepenuh hati, tanpa batas!!

Iklan

0 Responses to “Kerasnya hati”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: