17
Des
10

Syarat-syarat Eksistensi Dakwah

 

Gerakan da’wah baru bisa eksis dan survive bila memiliki 10 Muqowwimat yang disebut Muqowwimat Itsbat Wujudud Da’wah :

1. Memiliki prinsip yang kokoh yang disebut rusukhul mabda. Aqidah kita jelas memiliki prinsip-prinsip yang kokoh.

2. Memiliki visi yang jelas. Fikroh yang kita miliki membangun tashowur baru yang mustaqbaliyah.

3. Mempunyai konsep yang aplikatif. Minhaj kita yang berasal dari Qur’an memberikan pada kita konsep syir’atan wa minhajan, disebut juga sebagai konsep yang aplikatif dan qobilit tanfidz (bisa diterapkan)

4. Memiliki kader-kader yang mumpuni. Dalam fiqhud da’wah disebut sebagai annukhat al akifa. Kader-kader yang memiliki kafa’ah disegala bidang ini terkait multi dimensinya kehidupan manusia yang harus kita bangun.

5. Mempunyai pemimpin yang kharismatik. Harus mampu menumbuhkan dan menampilkan pemimpin yang kharismatis yang bukan hanya berpengaruh atau diterima di dalam, melainkan di tengah-tengah masyarakat diakui kharisma intelektualitas dan moralitasnya. Walaupun belum tentu diterima, yang jelas kharismanya diakui secara luas.

6. Memiliki organisasi yang efektif atau tandzimun fa’al. jama’ah da’wah kita menggunakan sistem organisasi untuk menata potensi. Begitu keputusan turun, hendaknya langsung diinformasikan kesemua jajaran terkait dengan sistem informasi manajemen.

7. Memiliki da’am sya’bi atau dukungan masyarakat. “huwaladzi ayyadaka binashrihi wabil mu’minin (Dialah Allah yang telah membantumu dengan pertolonganNya dan kaum Mu’minin). Kita hidup diantara mayoritas masyarakat muslim, tinggal bagaimana caranya agar mereka yuayyidud da’wah (mendukung da’wah). Dalam prosen pembinaan mulai dari :

  • yakhtalituna bina (menjadikan manusia berinteraksi dengan kita),
  • yaltakuna haulana (menjadikan manusia berada di sekeliling kita)
  • yataharrakuna ma’na (menjadikan mereka bergerak bersama kita)
  • yaltazimuna bina (menjadikan mereka berkomitmen bersama kita)

8. Mempunyai ekonomi da’wah yang berkembang. Pendanaan da’wah memang berkembang dari ruhul badzal wa tadhiyyah, wajahidu biamwalikum wa anfusikum. Tapi tentu saja faktor-faktor yang bisa membuat ruhul badzl wa tadhiyyah tadi harus direkayasa didayagunakan dan dimenej dari mana ia dapat memperoleh sumber-sumber yang halal, agar da’wah ini memiliki sumber pendaan yang baku.

9. Dukungan birokrat

10. Dukungan tentara

Yang perlu dirancang dan diusahakan adalah 10 persyaratan tadi dan di dalam perjuangan manapun dibutuhkan kader-kader yang menggerakan. Karena tidak harus banyak penduduk Indonesia masuk ke dalam gerakan da’wah ini, yang penting adalah bagaimana muharriku sya’b, mendayagunakan potensi masyarakat.

Pilihannya adalah DIAM atau TERGANTIKAN !!!

 

 

***edisi 011/Al-Intima/KH. Hilmi Aminuddin, Lc.

Iklan

0 Responses to “Syarat-syarat Eksistensi Dakwah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: